Minggu, 14 September 2014

KERANGKA KOMPETENSI ABAD 21


Jakarta, senin 08 september 2013, Daksinapati Ruang 306. Pertemuan hari ini merupakan pertemuan pertama mata kuliah Manajemen Keuangan yang di pimpin oleh bapak  Amril Muhammad selaku dosen dari mata kuliah ini. Pada pertemuan kali ini pak Amril membahas mengenai “Kerangka Kompetensi Abad 21”.

Kerangka kompetensi harus dimiliki oleh setiap orang untuk menunjang kehidupan maupun karirnya. Seseorang tidak hanya harus memiliki kemampuan dalam pengetahuan saja, namun harus memiliki kemampuan berinovasi, berfikir kritis, berkarakter kuat, dan memiliki kreatifitas. Berikut ini merupakan kerangka kompetensi abad 21 :
  
1.    Kehidupan dan Karir
  •  Fleksibel dan Adaptif 
  • Berinisiatif dan Mandiri 
  • Keterampilan Sosial dan Budaya
  • Produktif dan Akuntabel
  • Kepemimpinan dan Tanggung Jawab
2.    Pembelajaran dan Inovasi
  • Kreatif dan Inovasi 
  • Berfikir kritis dalam pemecahan masalah 
  • Komunikasi dan kolaborasi
3.    Informasi, Media dan Tekhnologi
  • Melek Informasi
  • Melek Media 
  • Melek TIK
Selanjutnya pak Amril membahas mengenai Pilar Pendidikan menurut UNESCO, terdapat 4 pilar pendidikan menurut UNESCO :

1.  Learning to know (Belajar Mengetahui) : Pendidikan merupakan proses belajar yang sebelumnya belum tahu menjadi tahu. Setiap orang dituntut untuk memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap suatu hal yang baru di dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu bersaing di era globalisasi seperti saat ini yang terus berkembang.

2. Learning to do (Belajar Melakukan Sesuatu) : Dalam pendidikan kita tidak hanya mampu menguasi kemampuan kognitif saja tetapi kita harus mampu mengimplementasikan kemampuan tersebut, dengan melakukan hal-hal baru (inovasi) di kehidupan sekitar kita.

3.  Learning to be ( Belajar Menjadi Sesuatu) : Learning to be berkaitan dengan jati diri seseorang, setiap orang mempunyai kemampuan, minat, dan bakat tersendiri. Oleh karena itu setiap orang harus mampu mengembangkan kemampuannya, sehingga berguna untuk dirinya maupun orang lain.

4.  Learning live together (Belajar Hidup Bersama) : pendidikan mengajarkan kita untuk saling menghargai satu sama lain, mampu berfikir terbuka, berkerjasama/gotongroyong mampu memberi dan menerima pendapat orang lain.